Pengaktifan Kembali Lokomotif B 5112

Pelestarian sarana perkeretaapian merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah untuk merawat aset perkeretaapian yang bernilai sejarah, salah satu cara pelestarian tersebut adalah menghidupkan kembali lokomotif uap dalam hal ini lokomotif B 5112.

1-b5122-3

Lokomotif B 5112 sebelum diturunkan dari taman Museum Ambarawa.

Lokomotif yang sudah 30 tahun duduk manis di taman Museum Ambarawa ini, pada hari Jumat (30/9) mulai dipindahkan oleh Kru Dipo Lokomotif Ambarawa, dari pelataran Museum sampai dengan Dipo Lokomotif Ambarawa yang merupakan tempat perbaikan dan perawatan lokomotif uap. Dengan mengandalkan alat-alat yang ada, dalam waktu 1 minggu akhirnya lokomotif B 5112 dapat dipindahkan.

1-b5122-2

Proses pemindahan lokomotif yang dilakukan oleh kru Dipo Lokomotif Ambarawa. 

pemindahan 1

Proses pemindahan yang dilakukan dengan menggunakan rel sementara, dari pelataran museum ke Dipo Lokomotif Ambarawa.

Setelah dipindahkan proses selanjutnya yang dilakukan adalah pembersihan komponen - komponen lokomotif, dimulai dari pembersihan body luar, kabin, rangka bawah, komponen roda dan komponen pengereman.
img_3468_resize
Kondisi lokomotif B 5112 setelah dikerok cat nya, untuk kemudian akan dicek ulang seluruh kelayakan komponen.

img_3489_resize
Tampak samping lokomotif B 5112 di Dipo Lokomotif Ambarawa.

img_3494_resize
Tampak depan Lokomotif B 5112.

Lokomotif B 5112 yang dibuat pada tahun 1902 oleh pabrik Hannomag ini dipilih untuk dihidupkan kembali dikarenakan kondisi ketel uap yang masih relatif baik, karena di lokomotif uap ketel lah yang menjadi peranan penting untuk menggerakkan lokomotif tersebut.

img_3511_resize

Kondisi ketel lokomotif B 5112 yang masih relatif baik.

img_3506_resize

Kondisi kabin lokomotif yang masih terawat, namun masih perlu pembenahan.

img_3533_resize

Salah satu petugas Dipo Lokomotif Ambarawa melakukan perbaikan pada sistem suspensi dan pengereman di tender Lokomotif B 5112.

Lokomotif B 5112 menggunakan bahan bakar kayu jati dan didesain untuk dioperasikan di jalur datar. Lokomotif B51 memiliki daya 415 HP (horse power) dan dapat melaju hingga kecepatan maksimum 75 km/jam. Lokomotif ini memiliki susunan roda 4-4-0 dan berat 32 ton. Proses penghidupan kembali lokomotif ini direncanakan akan selesai pada tahun 2012, dan diharapkan akan menambah ragam koleksi sarana heritage yang masih bisa beroperasi.

 

Update Progress Pengerjaan Penghidupan Kembali Lokomotif B 5112

Pengerjaan tender air lokomotif B 5112 :

  • Memeriksa kebocoran
  • Membersihkan tender air dari kebocoran
  • Menghaluskan astap roda yang tidak rata pada tender
  • Pemberian anti karat dan pengecatan pada roda tender
  • Pengukuran kelengkungan suspensi tender, pembersihan karat dan pemberian anti karat

pembersihan karat dan roda tender b 5112

   Pembersihan karat, kotoran di dalam tender, penghalusan serta pemberian anti karat pada roda tender lokomotif B 5112.

Pengerjaan lokomotif B 5112 :
  • Pembersihan dapur peti api
  • Pembersihan busur gunting dari karat yang menempel untuk kemudian dilakukan proses dilicin
  • Pembersihan peluncur gisir dari karat yang menempel untuk kemudian dilakukan proses dilicin
  • Pengecekan peluncur astorak dan pembersihan dari karat
  • Penggantian dan pembuatan smeer blick baru
   pembersihan karat dan roda b 5112
Pengecekan dan pembersihan peluncur gisir dan busur gunting.
pembersihan as torak dan pembuatan smeer blick
Pembuatan smeer blick dan pengecekan serta pembersihan peluncur as torak dari karat.

Pekerjaan pemugaran lokomotif B5112 saat ini sudah memasuki tahap kedua yaitu tahap penghidupan dan pemasangan komponen pendukung.

 
Share |
  Copyright © 2010 - Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah   
 
Photo's Courtesy KITLV, The Netherlands
Language: