Konstruksi

Konstruksi dalam lingkup perkeretaapian adalah infrastuktur yang dibuat untuk mendukung jalan rel yang digunakan untuk perjalanan rangkaian kereta api (baik antar kota maupun dalam kota),  meliputi : jembatan, viaduct, terowongan dan beberapa menara telekomunikasi.

Sebagian besar konstruksi perkeretaapian Indonesia saat ini merupakan peninggalan dari era pemerintah Hindia Belanda yang memiliki style dan teknik konstruksi yang mencerminkan kemajuan peradaban manusia saat itu sehingga memiliki nilai sejarah yang perlu dijaga dan dilestarikan.

 Ikon               Jenis Deskripsi Nama dan Lokasi Konstruksi Heritage
terowongan_icon Terowongan Terowongan adalah konstruksi galian di bawah permukaan tanah atau gunung yang dibuat dan digunakan untuk jalur kereta api. Terowongan umumnya tertutup di seluruh sisi kecuali di kedua ujungnya yang terbuka pada lingkungan luar. Terowongan dibuat melalui berbagai jenis dan lapisan tanah dan bebatuan sehingga metode konstruksi tergantung dari keadaan tanah Ijo, Notog, Wilhelmina, Lampegan, Sasaksaat
jembatan_icon Jembatan

Jembatan adalah konstruksi jalan rel yang menghubungkan jalur kereta api yang dipisahkan oleh sungai.

Cibisoro, Cikubang, Cisomang, Cirahong, Lembah Anai
viaduct_icon Viaduct

Viaduct adalah suatu konstruksi jalan rel di atas jalan raya yang digunakan untuk menghindari perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya. Sistem viaduct yang dibangun ini barangkali tak pernah terbayangkan akan membentuk sebuah node, salah satu elemen citra kota yang estetik di perkotaan

Jatinegara, Bandung, Yogyakarta, Surabaya

 
Share |
  Copyright © 2010 - Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah   
 
Photo's Courtesy KITLV, The Netherlands
Language: